ANALISIS SEMANTIK KONTEKSTUAL KATA نُور DALAM AL-QUR’AN

Penulis

  • Afdhalul Madani IAI Al-AZIS Penulis
  • Yusron Al-Hariq Azhar IAI Al-AZIS Penulis

DOI:

https://doi.org/10.61341/

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam penggunaan kata nūr (نُور) dalam Al-Qur’an melalui pendekatan semantik kontekstual. Sebagai penelitian kepustakaan (library research) yang menggunakan metode analisis isi, kajian ini mengeksplorasi bagaimana sebuah istilah yang secara leksikal berarti "cahaya" mengalami perluasan makna berdasarkan konteks ayatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kata nūr dalam Al-Qur’an dapat dipetakan ke dalam tiga kategori utama: makna literal (fisik) yang merujuk pada fenomena alam seperti cahaya bulan ; makna simbolik-spiritual yang merepresentasikan petunjuk Ilahi, iman, dan sifat Allah ; serta makna sosial-normatif yang merujuk pada wahyu atau Al-Qur’an sebagai pedoman etika kehidupan. Analisis sintagmatik dan paradigmatik mengungkapkan bahwa nūr berfungsi sebagai konsep kunci yang menghubungkan dimensi kosmologis, teologis, dan etis secara sistematis. Temuan ini menegaskan bahwa perluasan makna nūr bukan merupakan bentuk ambiguitas, melainkan sebuah proses metaforisasi yang tetap berakar pada fungsi dasarnya sebagai penerang yang menyingkap kegelapan. Secara akademik, penelitian ini memperkuat urgensi pendekatan linguistik dalam memperkaya penafsiran teks wahyu tanpa mereduksi maknanya hanya pada aspek literal.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Alim, K. (2025). Fenomena Polisemi dalam Bahasa Arab Al-Qur’an dan Dampaknya terhadap Penafsiran Multi Makna. Jurnal Lughoti Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 8(02).

Amruddin. (2022). Paradigma Kuantitatif, Teori dan Studi Pustaka. Dalam Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. CV. Media Sains Indonesia.

Azizah, D. N. (2020). Konsep Cahaya dalam Al-Qur’an: (Kajian Semantik Al-Qur’an). Tafhim Al-’Ilmi, 11(2), 293–304. https://doi.org/10.37459/tafhim.v11i2.3757

Hamid, M., & Murtadho, M. A. C. (2024). Signs of Light in the Qur’an: Interpreting Symbolism through Peircean Semiotics. IJoIS: Indonesian Journal of Islamic Studies, 5(2), 99–108. https://doi.org/10.59525/ijois.v5i2.952

Hamimi, A. I., Nurcholisho, L. R., Fathurrahman, & Ngazizah, N. (2022). Kata Fasad dalam Al Quran (Analisis Semantik Al Quran). Lisanan Arabiya: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 6(2), 181–198. https://doi.org/10.32699/liar.v6i2.3732

Mahatta, A., Irfan Ad, M., Bahar, M., & Firdaus, F. (2024). Penerapan Lafaz Haqiqah dan Majaz terhadap Makna Perkawinan dalam Islam. al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islam, 13(1), 13–26. https://doi.org/10.38073/rasikh.v13i1.1680

Mustafa, I. (2021). Nur Dalam Perspektif Al-Qur’an. Al-Kauniyah: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 2(1), 24–48. https://doi.org/10.56874/alkauniyah.v2i1.464

Ramadan, D. A. A. A. (2023). A Corpus-based Study of the Meaning of the Word ‘Nur’ (light) in the Holy Qur’an and its English Translation. Al-Ensaneyyat, 2023(61), 527–544. https://doi.org/10.21608/ins.2023.325881

Rohman, A., & Achmad, K. K. (2024). Analisis Makna Kontekstual Al-Nur dalam Al-Qur’an: Kajian Tafsir Tematik. El-Mu’jam: Jurnal Kajian Al-Qur’an dan Al-Hadis, 4(2). https://ejournal.iainu-kebumen.ac.id/index.php/el-mujam

Soga, Z. & Hadirman. (2018). Semiotika Signifikansi: Analisis Struktur dan Penerapannya dalam Al-Qur’an. Jurnal Aqlam: Journal of Islam and Plurality, 3(1).

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30

Cara Mengutip

ANALISIS SEMANTIK KONTEKSTUAL KATA نُور DALAM AL-QUR’AN. (2025). Journal of Islamic Studies, 3(3), 212-220. https://doi.org/10.61341/