PEMAKNAAN KATA AS-SHAMAD MENURUT ILM DALALAH

Penulis

  • Siti Khoirunnisa Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia (IAI AL-AZIS Penulis
  • Fadlia Nurul Islamia Penulis

DOI:

https://doi.org/10.61341/

Kata Kunci:

As-Shamad, Surah Al-Ikhlāṣ, semantik, Ilmu Dalālah, kontekstual

Abstrak

Penelitian ini mengkaji makna kata As-Shamad dalam Surah Al-Ikhlāṣ ayat kedua dengan pendekatan semantik dalam kerangka Ilmu Dalālah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis semantik. Makna As-Shamad dianalisis dari tiga dimensi: leksikal, kontekstual, dan teologis. Secara leksikal, As-Shamad merujuk pada dzat yang menjadi tempat bergantung, tempat kembali, serta sumber rujukan bagi segala kebutuhan. Secara kontekstual, kata ini digunakan dalam struktur ayat yang menegaskan keesaan dan kemutlakan Allah, memperkuat konsep tauhid. Dalam kerangka Ilmu Dalālah, As-Shamad merupakan penunjukan makna melalui sifat yang disebutkan berdampingan dengan nama Allah lainnya, yang menguatkan posisi Allah sebagai satu-satunya dzat yang tidak bergantung pada apa pun, sementara seluruh makhluk bergantung kepada-Nya. Penelitian ini menunjukkan bahwa makna As-Shamad dalam konteks Surah Al-Ikhlāṣ tidak hanya menampilkan aspek linguistik, tetapi juga pesan teologis yang mendalam mengenai sifat-sifat Allah. Dengan pendekatan semantik dan Dalālah, pemahaman terhadap makna suatu lafaz dalam Al-Qur’an memerlukan pengamatan terhadap dimensi leksikal, konteks ayat, dan hubungan antar kata yang membentuk makna secara utuh dan menyeluruh. Oleh karena itu, As-Shamad bukan hanya sebuah kata, melainkan representasi dari inti ajaran tauhid Islam.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Arefi, A. and Yazdani, H. (2025). Aesthetic Function of the Attributes "Aḥad" and "Ṣamad" in the Quran: A Structuralist and Statistical Stylistic Analysis. Quran, Culture And Civilization,5 (4), 117-134. doi: 10.22034/jksl.2024.457566.1351

De Smet, D., & Sebti, M. (2009). Avicenna's Philosophical Approach to the Qur'an in the Light of His Tafsīr Sūrat al-Ikhlāṣ. Journal of Qur'anic Studies, 11(2), 134-148.

Maesaroh, W., & Riyadi, S. (2025). Makna Leksikal Dan Kontektual. Siyaqiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 45.

Mivtakh, B. A. (2020). Sejarah Perkembangan Ilmu Dalalah dan Para Tokoh - Tokohnya. Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 90.

Pelawi, B. Y. (2009). ASPEK SEMANTIK DAN PRAGMATIK. Jurnal LINGUA CULTURA, 149.

Rahmat. (2015). Makna Leksikal Dan Makna Gramatikal:Ruwatan, Sukerta, Dan Murwakala. provided by LITERASI: Indonesian Journal of Humanities, 125.

Ramadhan, A. R. (2022). Penerapan Corak Tafsir Falsafi-Ontologis Terhadap Ayat Ketuhanan. AL-FANAR Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir, 172-173.

Saaid, N. F., & Osman, K. (2020). Kerelevanan Asmaul Husna Terhadap Pembentukan Peribadi Muslim. BITARA International Journal of Civilizational Studies and Human Sciences, 23.

Sari, Y. P., & Akbar, A. (2025). The Role of Tafsir in Understanding the Concept of Tawhid in the Qur'an: A Study of the Verses of Faith: Peran Tafsir dalam Memahami Konsep Tauhid dalam Al-Qur'an: Kajian atas Ayat-Ayat Akidah. Al-Maktabah: Jurnal Studi Islam Interdisiplin, 2(1), 14-25.

Suhaib, M. H., Tariq, B., & Ali, H. (2025). The oneness of God in Islamic theology: Qur’anic foundations and classical rational arguments. Annual Methodological Archive Research Review, 3(11)

Taufik, B. (2021). Penguatan Kompetensi Kepribadian GuruMelalui Nama Allah Al-Shamad. Rayah Al-Islam Jurnal Ilmu Islam, 320.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30

Cara Mengutip

PEMAKNAAN KATA AS-SHAMAD MENURUT ILM DALALAH. (2025). Journal of Islamic Studies, 3(3), 237-244. https://doi.org/10.61341/

Artikel Serupa

1-10 dari 132

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.